Sabtu, 2009 November 07

revolution


Melihat hari ke hari terus mencengkam hati...
aku terus mencari mengapa jadi bengini..
setelah muhasabah diri baru lah mengerti...
aku nak berkarya lagi...
Aku tak kira apa pon terjadi...
orang suka atau tak mengerti..
aku akan teruskan mencari sesuatu yang baru bagi mengganti...
apa yang dikatakan seni...

P/S: BULAN DEPAN AKU AKAN BERKARYA LAGI DENGAN SESUATU YANG BAGI AKU BARU...

Rabu, 2009 November 04

Signboard


Semalam aku menerobos la ke laman sesawang mana tah..aku dapat gambar ni..

korang comment la sendiri!!

aku pon tak tahu la betol-betol ada ker tak pon diadakan...

Jumaat, 2009 Oktober 23

puisi malam pertama

Indahnya malam pertama kita
Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. ,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena sangat terkenal bernama Kafan
Wangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala..,badan. ..., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin....
Berwalikan liang lahat..
Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tiba duluan
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama yang indah atau meresahkan..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi.....
Sang Malaikat lalu bertanya.
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....

Selasa, 2009 September 08

superman

aku bukanlah superman
aku juga bisa nangis
jika kekasih hatiku
pergi meninggalkan aku

ayahku selalu berkata padaku
laki-laki tak boleh nangis
harus slalu kuat
harus slalu tangguh
harus bisa jadi tahan banting

tapi ternyata sakitnya cinta
buat aku menangis

ayahku selalu memarahi aku
jika jatuh air mataku
kata ayah slalu air mata itu
adalah tanda kelemahan

tapi ternyata air mataku
ternyata jatuh juga

ayahku tersayang maafkanlah aku
jika aku masih menangis
masih belum bisa menjadi seperti
apa yang ayah selalu mau

kita berjanji ’tuk tidak lagi
menangis karena cinta


air mata telah jatuh membasahi bumi
takka sanggup menghapus gelisah
penyesalan yg kini ada
jadi tak berarti
karna waktu yg bengis terus pergi

menangislah bila harus menangis
karena kita semua manusia

manusia bisa terluka manusia pasti menangis
dan manusia pun bisa mengambil hikmah

dibalik segala duka tersimpan hikmah
yg bisa kita petik pelajaran
dibalik segala suka tersimpan hikmah
yg kan mungkin bisa jadi cobaan

paranoid

apa yang kau katakan aku tak mengerti….

bicara mu sesama…tapi asing bahasanya….

lantas membuat aku bingung…melihat tiap langkah mu..

aku tiada lagi pertimbangan…..

hey jangan lah kau memijak rumput di halaman

tidak kah kau tahu ia akan meninggalkan kesan…

lama ku terburu ditinggalkan dalam keadaan yang gelap menyeramkan…

ramai orang di luar jendela

melihat aku bagai orang salah

kecil dan sendiri aku rasakan

tiada siapa dapat aku percaya

dunia ku ini tiada teman….

sewaktu aku ketakutan…

melihat bencana yang mendatang….

panas terik aku rasakan menyambut di muka..

rupanya diriku sedang bermimpi ngeri…

ngeri menggigit hati…andai tak jadi mati….

Isnin, 2009 Ogos 31

10 min stor dbp

http://www.nst.com.my/Current_News/NST/articles/20090825185845/Article/art_print

http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2009&dt=0816&pub=utusan_malaysia&sec=Hiburan&pg=hi_21.htm&arc=hive

Sabtu, 2009 Ogos 29

Teater 10 Min

Buat pertama kalinya aku buat persembahan si Stor Dbp.Walaupun hanya 10min tapi aku rasa penghargaan cukup tinggi apabila membuat persembahan bersama-sama pengarah yang memberi aku inspirasi membuat teater walaupun beliau dalam bidang filem iaitu Mamat Khalid.Terima kasih pada pihak Dewan Bahasa Pustaka kerana menjemput kami membuat persembahan disana sempena teater anugerah merdeka.Mungkin ada yang rasa tak puas hati dengan persembahan kami untuk menceritakan merdeka,apa yang boleh aku katakan disini adalah itulah cara aku menceritakan sejarah dan menyedarkan orang dengan 10min.Kalau bagi 2 jam tahu la aku nak buat macam mana..Terima kasih jugak kepada ahli produksi aku iaitu Roslan Radzi,Harfiqi,Azhar,Azim dan Siti fatimah kerana bersama-sama aku merealisasikan impian membuat persembahan di KL.Harap2 kami dapat lagi membuat persembahan disana walaupun tak di stor tapi di sekitar KL..Insyaallah.